Recent

PP Hima Persis Ajak Masyarakat Kawal Kebijakan Pemerintah dengan Cara Elegan, Bukan Anarkis

 


BERITA24IND.COM | Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (PP Hima Persis) baru-baru ini mengeluarkan pernyataan sikap resmi terkait kondisi nasional saat ini. Mengingat adanya tantangan ekonomi global yang berdampak pada stabilitas dalam negeri, organisasi mahasiswa ini menyerukan kepada masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan soliditas bangsa.

Ketua Umum PP Hima Persis, Sholahudin Hasan, menegaskan bahwa lembaganya sangat menghargai hak warga negara dalam menyuarakan pendapat sebagai bagian dari iklim demokrasi yang sehat. Meski demikian, pihaknya menyoroti pentingnya etika dalam berdemo atau menyampaikan aspirasi. Ia mengingatkan bahwa tindakan anarkisme, seperti perusakan fasilitas publik, bukan solusi melainkan justru kontraproduktif bagi upaya dialog nasional.

Dalam pernyataan tersebut, PP Hima Persis merumuskan tiga langkah strategis bagi masyarakat dalam menanggapi situasi nasional:

  • Waspada Terhadap Provokasi: Masyarakat diminta untuk lebih kritis dalam memilah informasi dan tidak mudah termakan oleh hoaks yang berpotensi memecah belah bangsa. Stabilitas nasional harus diutamakan di atas kepentingan kelompok.

  • Menolak Tegas Kekerasan: Segala bentuk tindakan destruktif dalam menyampaikan pendapat harus dihindari. Tindakan yang melanggar hukum hanya akan mencederai nilai-nilai perjuangan dan substansi aspirasi itu sendiri.

  • Kritik Berbasis Solusi: Hima Persis menekankan pentingnya peran masyarakat sebagai pemberi saran yang cerdas. Kritik yang disampaikan kepada pemerintah disarankan untuk disertai dengan data dan solusi yang nyata, bukan sekadar protes tanpa arah.

Sebagai penutup, PP Hima Persis mengajak seluruh elemen bangsa untuk berhenti sejenak dari konflik yang tidak perlu. Mereka berharap agar pemerintah dan masyarakat dapat membangun komunikasi yang lebih elegan dan transparan. Fokus utama saat ini seharusnya diarahkan pada semangat gotong royong demi mendorong kemajuan Indonesia di tengah ketidakpastian dunia.

0 Komentar