Recent

Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur



BERITA24IND.COM | Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu (22/7/2026). Pengunduran diri tersebut dilakukan karena alasan kesehatan, yakni untuk menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.


Keputusan tersebut telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto dan mendapat persetujuan. Informasi itu dikonfirmasi oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan.


Dalam pernyataan resminya, Dirgayuza Setiawan mengatakan Nanik berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengajukan pengunduran diri sebagai Kepala BGN.


Menurut Dirgayuza, selama sekitar satu setengah bulan memimpin BGN, Nanik telah melakukan sejumlah langkah pembenahan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di antaranya mengevaluasi hampir 28.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mengklasifikasikan sekitar 3.000 dapur berdasarkan standar mutu, menghentikan ekspansi dapur di wilayah yang dinilai telah jenuh, hingga menemukan ratusan SPPG bermasalah yang disebut berdampak pada penyelamatan ratusan miliar rupiah ke kas negara.


Selain itu, BGN juga disebut membentuk 11 tim reformasi, memfokuskan penyaluran MBG kepada kelompok penerima manfaat yang paling membutuhkan, serta melibatkan tenaga profesional dari berbagai kementerian dan lembaga dalam proses pembenahan.


Sementara itu, melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, Nanik menjelaskan bahwa dirinya memutuskan berobat ke luar negeri untuk memperoleh second opinion terkait kondisi kesehatannya.


"Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya. Rencananya hari ini saya berangkat," tulis Nanik.


Nanik menegaskan keputusannya berobat ke luar negeri bukan karena meragukan kemampuan tenaga medis di Indonesia, melainkan atas rekomendasi rekan yang menyarankan tempat pengobatan tersebut.


Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo karena tidak dapat melanjutkan tugas sebagai Kepala BGN akibat kondisi kesehatannya.

Dalam kesempatan yang sama, Nanik mengungkapkan Presiden Prabowo meminta dirinya tetap berkontribusi dalam pengawasan BGN. Menurutnya, Presiden berencana membentuk Dewan Pengawas BGN dan dirinya diminta menjadi ketuanya.


"Presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN. Kemungkinan Presiden akan membentuk dewan pengawas, di mana saya diminta menjadi ketua dewan pengawas," ujar Nanik.


Meski tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN, Nanik menyatakan tetap mendukung program-program pemerintah, termasuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas nasional.


Hingga berita ini ditulis, pemerintah belum mengumumkan secara resmi siapa yang akan ditunjuk sebagai pengganti Nanik Sudaryati Deyang untuk memimpin Badan Gizi Nasional.

0 Komentar