Recent

Kemensos Tangguhkan Bansos 1,49 Juta KPM Terindikasi Judi Online


Kementerian Sosial (Kemensos) menangguhkan sementara penyaluran bantuan sosial kepada 1.494.652 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako setelah mereka terindikasi memiliki transaksi yang berkaitan dengan judi online berdasarkan hasil pemadanan data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Dari jumlah tersebut, 794.475 KPM juga tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH).


Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan kebijakan tersebut bersifat sementara karena pemerintah masih melakukan verifikasi untuk memastikan apakah transaksi tersebut benar dilakukan oleh penerima bantuan, merupakan penyalahgunaan rekening oleh pihak lain, atau memiliki kondisi lain yang perlu ditelusuri lebih lanjut.


Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyampaikan bahwa data indikasi judi online diterima Kemensos dari PPATK dan saat ini sedang dalam tahap pendalaman.


"Ada 1.494.652 keluarga penerima manfaat yang terindikasi judi online berdasarkan data yang kami terima dari PPATK. Hari-hari ini kita sedang menelusuri dan mendalami," ujar Gus Ipul dalam konferensi pers di Jakarta.


Menurut Kemensos, hasil verifikasi ditargetkan dapat dipetakan dalam waktu sekitar satu pekan. Pemerintah akan menentukan apakah penerima bantuan masih memenuhi syarat atau bantuan perlu dialihkan kepada masyarakat lain yang lebih berhak.


Gus Ipul menegaskan bahwa apabila hasil asesmen membuktikan penerima bansos sengaja menggunakan bantuan untuk berjudi secara daring atau mengulangi pelanggaran, maka bantuan sosial dapat dihentikan dan dialihkan kepada keluarga lain yang memenuhi kriteria.


Namun demikian, Kemensos juga mempertimbangkan kemungkinan adanya rekening penerima yang digunakan pihak lain atau kondisi sosial ekonomi penerima yang masih memerlukan bantuan. Karena itu, keputusan akhir baru akan diambil setelah proses asesmen selesai.


Data terbaru ini menunjukkan peningkatan dibandingkan temuan sebelumnya. Pada 2025, pemerintah menemukan hampir 600 ribu penerima bansos yang terindikasi terlibat transaksi judi online. Sebelumnya, sebagian penerima yang dinilai masih sangat membutuhkan bantuan masih diberikan kesempatan menerima bansos setelah melalui asesmen, dengan syarat tidak mengulangi pelanggaran.


Di sisi lain, Kemensos melaporkan penyaluran bansos triwulan III 2026 tetap berjalan. Hingga awal Agustus, bantuan PKH telah disalurkan kepada lebih dari 7 juta KPM, sementara bantuan Program Sembako telah diterima lebih dari 12 juta KPM, dengan target penyelesaian penyaluran kepada lebih dari 18 juta KPM pada bulan Agustus.


Kemensos menegaskan proses verifikasi terhadap 1,49 juta penerima bansos yang terindikasi judi online masih berlangsung. Hasil pendalaman akan menjadi dasar penentuan apakah bantuan tetap disalurkan, dihentikan sementara, atau dialihkan kepada keluarga lain yang memenuhi persyaratan.

0 Komentar